Film Gundala
Adegan Sancaka dalam Film Gundala

Updaterterbaru.com, Film Gundala merupakan film yang diadaptasi dari komik Gundala Putra Petir karya Hasmi yang dikeluarkan pertama kal tahun 1969. Dirilis pada 29 Agustus 2019 lalu, ternyata film yang dibintangi oleh Abimana ini mendapat apresiasi positif dari masyarakat. Hingga 21 September lalu, Gundala sudah ditonton oleh 1,6 juta penonton.

Film yang disutradarai oleh Joko Anwar ini menceritakan mengenai Sancaka yang hidup di jalanan sejak ditinggal orang tuanya. Di tengah kehidupan yang berat, dia harus memikirkan cara agar bertahan hidup dan menjaga keselamatannya.

Kemudian, di saat keadaan semakin berkecamuk, Sancaka mulai memikirkan untuk bangkit menjadi pahlawan bagi yang tertindas, tidak hanya sekadar melindungi diri sendiri.

Di dalam komiknya, Sancaka diceritakan sebagai seorang insinyur yang punya ambisi untuk mencari serum antipetir. Namun, Sancaka malah disambar petir. Lalu, dia dipertemukan dengan Kronz, si Raja Petir. Hubungan keduanya baik, terbukti dengan Kronz mengangkat Sancaka menjadi anaknya. Kronz juga memberikan Sancaka kalung ajaib yang bisa membuat dirinya memiliki kekuatan super.

Cerita yang di dalam film memang sedikit beda karena disesuaikan dengan keadaan sekarang. dalam filmnya, Sancaka adalah petugas keamanan di tempat yang tersambar petir. Karakter yang diperankan oleh Abimana Aryasatya ini jadi patriot pertama di Jagat Sinema BumiLangit.

Karakter ciptaan Hasmi ini diharapkan bisa menjadi karakter jagoan yang layak dibanggakan oleh masyarakat Indonesia.

Selain Abimana yang memerankan Sancaka, karakter lainnya juga diperankan oleh artis ternama, seperti Tara Basro sebagai Wulan atau Merpati, Muzakki Ramdhan sebagai Sancaka kecil, Bront Palarae sebagai Pengkor, dan Ario Bayu sebagai Ghani Zulham.

Setelah film Gundala ini, akan ada film-film dari karakter superhero lainnya yang tergabung dalam Jagat Sinema BumiLangit. Jilid 1 ini, selain Gundala Putra Petir, akan ada Sri Asih, Si Buta dari Gua Hantu, Godam & Tira, Patriot Taruna, Mandala Golok Setan, dan Patriot.

Setelah menonton filmnya, pasti semua penonton setuju bahwa ada beberapa adegan yang nanggung atau terkesan gantung. Adegan ini akan menjadi penghubung untuk film-film selanjutnya di Jagat Sinema BumiLangit.

Berikut pertanyaan besar dalam Gundala Putra Petir

1. Arti dari Gundala

Dari awal hingga akhir cerita, hanya di akhir film nama ‘Gundala’ disebutkan. Itu pun hanya sekali, saat Ki Wilawuk hidup kembali. Dia menyebut Gundala sudah kembali.

Hanya itu saja yang menyebut nama ‘Gundala’ dengan jelas. Sisanya menyebut nama Sancaka, bahkan petirnya juga membisikkan nama Sancaka.

Kalau di komik, jelas, kekuatan petir diberikan oleh Dewa Petir. Siapa yang sebenarnya memberikan kekuatan tersebut pada Sancaka di film? Bisa jadi, ada kaitannya dengan ancient villain dengan Dewa Petir pada masa lalu.

2. Kemanakah Awang?

Sancaka kecil diajarkan bela diri oleh Awang di film Gundala

Awang adalah orang penting yang bisa membuat Sancaka jadi bisa berantem. Saat Sancaka dipukuli anak-anak pengamen, Awang yang menyelamatkannya. Awang jugalah yang menjadi aktor di balik beraninya Sancaka. Namun, saat Awang berniat pergi ke Tenggara, Sancaka tidak berhasil ikut Awang nebeng kereta. Nasib Awang juga masih menjadi tanda tanya. Namun ada teori umum yang menyebut bahwa Awang akan menjadi jagoan bernama Godam. Kehidupan Awang selanjutnya memang patut dinantikan.

3. Bagaimana dengan bayi dari suntikan serum?

Pengkor, yang merupakan salah satu karakter dalam film, berhasil membuat satu negara kecoh. Dia menyebarkan kabar bahwa adanya beras beracun sehingga berdampak pada ibu hamil. Bayi-bayi yang lahir menjadi amoral akibat beras tersebut.

Sehingga membuat parlemen mewajibkan agar semua ibu hamil wajib untuk disuntikkan serum antiamoral. Padahal berita itu hanya hoaks. Serum antiamoral itulah yang berbahaya. Serum tersebut buatan anak buah Pengkor.

Saat Gundala memecahkan serum, ternyata sudah ada ibu hamil yang disuntik serum. Apa yang akan terjadi pada bayi-bayi yang lahir dari serum tersebut. Apakah jadi pengikut Pengkor atau malah jadi jagoan?

4. Siapa pembunuh ayah Sancaka?

Film ini pada awalnya sudah menawarkan konflik pada penonton. Saat ayah Sancaka dijebak oleh orang-orang pabrik. Ketika terjadi kerusuhan di pabrik antara pihak polisi dan buruh, tiba-tiba ada yang menusuk ayah Sancaka. Pisau berlumuran darah terletak di samping jenazahnya. Polisi menyebut tidak tahu mengenai kematian tersebut karena pihaknya tidak ada yang dibekali pisau.

Lain waktu, Sancaka pernah bermimpi melihat bayangan ayagnya yang dikerubuti orang-orang. Lalu, datanglah sosok misterius. Seperti yang diduga banyak orang, ini akan jadi konflik panjang yang sedang dibangun untuk film-film selanjutnya.

5. Bagaimana dengan nasib ibu Sancaka?

Saat ayahnya tewas dibunuh, Sancaka masih kecil. Ibunya juga pergi meninggalkannya dengan alasan mencari kerja di kota. Sehingga Sancaka memutuskan untuk pergi dari rumah dan berjuang untuk bertahan hidup serta melupakan masa lalu.

Kemudian, Wulan, karakter lain, menyebut pernah bertemu ibu Sancaka di rumah sakit yang berada di Tenggara. Ternyata, ibu Sancaka kembali ke rumah di mana dia meninggalkan anaknya karena sakit.

6. Untuk apa darah Sancaka?

Awal mula film Gundala, Sancaka hanya menggunakan kostum ala kadarnya. Bahkan saat menghadapi musuhnya yang mengeroyok, dia sempat kewalahan. Ada yang juga menusukkan sesuatu kemudian mengambil sampel darah Sancaka. Ternyata di akhir, darah tersebut diteteskan di kepala Ki Wilawuk untuk membangkitkannya. Banyak yang penasaran, apakah kegunaan darah Sancaka hanya itu saja? Atau ada yang lain yang bisa mengancam Sancaka dengan sampel darah tersebut?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here