Chester Bennington vokalis Linkin Park
Mengenang perjalanan karir dan hidup Chester Bennington

updateterbaru.com, Bagi pecinta musik era 2000-an, pasti sangat menggandrungi band beraliran nu-metal Linkin Park. Mengenang Linkin Park, ada sosok yang paling terngiang. Adalah Chester Bennington, sang vokalis.

Sayangnya, kini Chester hanya tinggal kenangan saja, terutama bagi para penggemar. Lagu-lagu yang khas dengan teriakannya jadi obat rindu bagi para fans setia. Pada 20 Juli 2017, musikus kelahiran Phoenix tersebut mengakhiri hidupnya.

Perjalanan Karir dan Kehidupan Chester bersama Linkin Park

1. Trauma Masa Kecil

Vokalis bernama lengkap Chester Charles Bennington memang sudah sejak kecil tertarik pada bidang musik. Depeche Mode dan Stone Temple Pilots jadi inspirasi musiknya sejak dulu. Bahkan dia pernah bercita-cita menjadi personil band favoritnya, Stone Temple Pilots.

Masa-masa kecil dia lalui dengan berbagai trauma. Sejak usia 7-13 tahun, dirinya mengalami pelecehan seksual. Kedua orang tuanya bercerai saat usianya masih 11 tahun. Inilah yang membuatnya menjadi akrab dengan obat-obatan. Mulai dari ganja, lalu kokain hingga metamphetamin.

Tak jarang juga dia dibully masa kecilnya karena memiliki tubuh yang kurus. Wajar saat menyanyikan lagu-lagu Linkin Park terasa emosinya.

2. Memulai Karir Band bersama Grey Daze

Awalnya, karir musiknya bergabung bersama Sean Dowdell. Mereka membentuk band beraliran post-grunge and alternatif rock. Sejak 1993, mereka berhasil mengeluarkan tiga buah album. Sean Dowdell and his friends tahun 1993, Wake Me tahun 1994, dan No Sun Today di tahun 1997. Kemudian, di tahun 1999 Chester memutuskan keluar dan bergabung bersama Hybrid Theory yang dikenal sekarang sebagai Linkin Park.

3. Bergabung dengan Linkin Park

Chester Bennington saat Manggung
Chester Bennington saat Manggung

Karir musiknya semakin bersinar saat bergabung dengan band Hybrid Theory atau yang sekarang dikenal dengan nama Linkin Park. Bersama Linkin Park, dia menghasilkan beberapa album, seperti Hybrid Theory di tahun 2000, Meteora tahun 2003, Collision Course (kolaborasi bersama Jay-Z) tahun 2004, Minutes to Midnight tahun 2007, A Thousand Suns tahun 2010, Living Things di 2012, Recharged (kolaborasi bersama Steve Aoki) tahun 2013, The Hunting Party pada 2014, serta One More Light di tahun 2017. Ini menjadi album terakhir yang dinyanyikan oleh Chester untuk para penggemar setianya.

4. Mengakhiri Hidup di Hari Ulang Tahun Sahabatnya

Pada 20 Juli 2017 lalu, vokalis dengan suara teriakan yang khas ini ditemukan tak bernyawa di rumahnya yang ada di Los Angeles. Kepergian Chester ini tepat di hari ulang tahun sahabatnya Chris Cornell yang ke-53 tahun. Sahabatnya, Chris, juga merupakan seorang musisi yang sudah meninggal dua bulan sebelumnya.

Chester juga mengakhiri hidupnya sendiri seperti yang dilakukan Chris. Kabar kepergian Chris dikabarkan memang membuat pria kelahiran 1976 sangat terpukul.

5. Meninggalkan seorang Istri dan Enam Anaknya

Chester meninggal di usia 41 tahun. Dia meninggalkan istrinya Talinda Ann Bentley yang sudah dinikahinya sejak 2005, pascabercerai dari istri pertamanya, Samantha Marie. Selain istri, dia juga meninggalkan enam orang anaknya.

Tidak hanya bagi keluarga, kepergian Chester Bennington ini juga menyisakan duka mendalam bagi Linkin Park dan para penggemar tentunya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here