pahala wakaf
pahala wakaf

Updateterbaru.com, Wakaf dalam agama Islam merupakan salah satu kegiatan berderma yang dianjurkan oleh agama. Wakaf ini tidak menghabiskan harta, malah mengekalkan harta dan menjadi jalan untuk meraih keridhaan dan kebaikan dari Allah SWT. Pahala wakaf pun tak akan ada habisnya dan tak akan terputus.

Wakaf termasuk amalan yang istimewa bagi kaum muslim, pahala yang tak akan terputus selama benda yang diwakafkan memberikan manfaat berkepanjangan. Berwakaf tidak hanya mendatangkan manfaat bagi pewakaf, tapi juga bagi penerimanya. Saat seseorang melepas harta sebagai wakaf, maka butiran-butiran kebaikan dan manfaat akan lahir seiring dengan pahala yang terus mengalir.

Secara pengertian syariat atau terminologi, wakaf diartikan sebagai menahan hak milik atas materi dan harta benda dari pewakaf dengan tujuan menyedekahkan manfaat atau hasil untuk kebaikan dan kesejahteraan umat Islam, kepentingan agama, dan penerima wakaf yang terlah di tentukan oleh pewakaf. Dalam arti lain, wakaf menahan asalnya dan mengalirkan hasilnya. Orang yang menjalankan wakaf berarti melepaskan kepemilikan atas harta yang memiliki manfaat dengan tidak mengurangi nilai bendanya untuk diserahkan kepada perorangan atau kelompok.

Harta wakaf dapat dipergunakan untuk mengatasi berbagai permasalahan sosial demi kesejahteraan umat secara berkelanjutan tanpa menghilangkan harta asal. Wakaf dapat dipergunakan untuk sarana pendidikan, kesehatan, ekonomi mikro, transportasi, lahan pemakaman, tempat ibadah serta untuk kegiatan dakwah. Nilai kekayaan wakaf yang kekal maka manfaat dan kebaikannya pun akan terus bertambah.

Seorang Muslim yang berwakaf tidak hanya mendapatkan pahala ketika memberikan hartanya untuk wakaf, tapi akan selalu mendapatkan kucuran pahala selama benda yang diwakafkan dan dimanfaatkan orang lain meskipun pewakaf telah meninggal dunia.

Pahala wakaf untuk diri sendiri yang tidak akan terputus.

Untuk keistimewaan dan keutamaan wakaf sendiri bila dibandingkan dengan sedekah dan hibah, wakaf lebih memiliki banyak keistimewaan, kelebihan serta keuatamaan. Keutamaan khusus yang dibandingkan dengan sedekah dan hobah yaitu pahala yang akan terus mengalir meskipun wakif telah meninggal dunia. Hal ini didasari dari sabda Rasulullah SAW yang mengatakan apabila manusia telah meninggal dunia, amalan di dunia telah terputus, namun ada tiga perkara yang tidak akan putus yaitu sedekah jariyah, doa anak sholeh, dan ilmu yang bermanfaat.

Melihat ini, manfaat wakaf ini jauh lebih panjang dan tidak terputus hingga generasi yang akan datang tanpa mengurangi hak atau merugikan generasi yang sebelumnya, serta pahalanya akan terus mengalir dan berlipat menjadi bekal di alam akhirat.

Selain itu harta yang diwakafkan akan tetap utuh terpelihara, terjamin kelangsungannya serta tidak bisa hilang ataupun berpindah tangan, hal ini karena secara prinsip barang wakaf tidaklah diperbolehkan dijual, dihibahkan ataupun diwariskan.

Manfaat dari wakaf selain untuk wakif juga akan selalu dirasakan oleh orang banyak hingga lintas generasi. Sebab, kepemilikan harta wakaf tidak bisa dipindahkan. Materi yang telah diambol dan dinikmati oleh penerima wakaf pun adalah amnfaat dari harta wakaf saja, sementasa benda yang diwakafkan akan tetap utuh. Misalkan, tanah pertanian yang diwakafkan. Hasl panen dianggap sebagai manfaat yang bisa diambil oleh orang yang diberi wakaf.

Wakaf pun dapat menjadi sarana guna memajukan dakwah, menghidupkan lembaga sosial keagamaan, mengembangkan potensi umat, menyejahterakan umat, memberantas kebodohan, mengentaskan kemiskinan, dan menghilangkan kesenjangan sosial yang terkadi di masyarakat.

Oleh karena itu, selain mendapatkan pahala wakaf untuk diri sendiri dapat juga membantu orang lain serta dapat berkontribusi salam pertumbuhan ekonomi negara. Saat ini pemerintah tengah mendorong masyarakat untuk berwakaf guna membantu menciptakan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here