Cina
Jack Ma, Sosok Miliuner Idaman yang Kini Dilarang Keluar Cina

Updateterbaru.com, Di Cina hingga mancanegara nama Jack Ma telah dikenal sebagai sosok teladan dan identik dengan kesuksesan. Berasal dari keluarga miskin, mantan guru bahasa Inggris itu berhasil membangun Alibaba menjadi raksasa e-commerce, kemudian sukses pula membesarkan Ant Financial Gorup.

Jack Ma lahir di Hangzhou, Zhejiang, Cina pada 10 September 1964. Dia punya seorang kakak laki-laki dan adik perempuan. Mereka tumbuh pada zaman China terisolasi karena komunisme dan keluarganya tak punya banyak uang. Sejak kecil, Jack Ma sudah sangat suka belajar terutama bahasa Inggris. Di usia 12 tahun dia mempraktikan bicara bahasa Inggris dengan orang asing di hotel.

Banyak kegagalan yang dirasakannya saat tumbuh dewasa. Seperti ditolak perguruan tinggi sampai tak bisa mendapat pekerjaan. Singkat cerita, dibantu oleh beberapa temannya, Jack Ma sukses mendirikan Alibaba dan jadi sosok inspiratif. Namun belakangan, sentimen publik di Cina sebagian mulai berubah. Ada netizen yang menyebutnya sebagai kapitalis yang jahat atau rakus. Anggapan itu tak lepas dari gencarnya pemerintah mengincar bisnis yang dikendalikan Jack Ma agar tidak terlalu meraksasa.

Otoritas Cina terus memberi tekanan kepada miliuner tersebut. Dilansir dari Reuters, ia diminta tidak meninggalkan Cina sebagaimana dikutip media tersebut dari Bloomberg, Senin (28/12/2020). Belum jelas apakah itu hanya saran atau benar-benar larangan. Pasalnya sejauh ini, belum ada pernyataan langsung dari miliuner tersebut.

Hal ini terkait  tudingan monopoli Alibaba Group Holding Ltd. Bukan hanya Alibaba Group, perusahaan fintech Jack Ma, Ant Group Co Ltd juga tengah diawasi regulator. Perusahaan itu disebut memiliki tata kelola yang buruk. Regulator sudah bertemu dengan perusahaan akhir pekan lalu. Ant menegaskan bahwa perusahaan akan membentuk kelompok kerja untuk memperbaiki diri. Termasuk sepenuhnya menerapkan aturan yang disyaratkan.

Sosok yang terkenal ini juga tidak tampak lagi di depan publik semenjak pidatonya yang mengkritik sistem keuangan Pemerintahannya membuat pemerintah marah. Peristiwa tersebut mungkin membuatnya lebih berhati-hati lagi dalam berbicara.

“Jack Ma sudah lama menikmati citra sebagai orang kaya yang tidak konvensional dan penuh kebajikan. Kadang disebut di Cina sebagai Father Ma, dia dipuji karena suka merendahkan diri sendiri, menyebut ditolak Harvard 10 kali dan suka menari dan menyanyi,” tulis AFP.

Setelah pensiun dari Alibaba Jack Ma mengaku akan menghabiskan waktunya untuk beramal. Di masa pandemi Corona, dia menyumbangkan peralatan kesehatan ke banyak negara termasuk Indonesia. Namun mengingat berbagai kasus yang belakangan menerpa, reputasinya bisa terancam.

Seperti filosofi yang pernah dikatakannya ‘mencintai pemerintah tapi tidak sampai menikahinya’. Namun dengan perkembangan terkini, Jack Ma harus melangkah lebih hati-hati agar tidak mengecewakan pemerintah Cina.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here