Awkarin
Karin Novilda atau Awkarin Dikecam usai cuitannya yang membawa lawyer untuk selesaikan masalah.

Updateterbaru.com, Sejak kemunculannya pada aksi demo mahasiswa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan aktivitas sosialnya di dunia maya, Awkarin kini menjadi sorotan. Berawal dari selebgram penuh kontroversi dan dianggap sebagai bad influencer kini dirinya menjadi pemberitaan serta sorotan di dunia maya maupun di media massa karena aksi sosial yang dilakukannya.

Akan tetapi, pada 29 Oktober 2019 hingga 30 Oktober 2019 Awkarin menjadi perbincangan karena kasusnya dengan salah satu ilustrator tanah air bernama Nadiah Rizki. Berikut adalah sejumlah fakta terkait kasus Awkarin dan Ilustrator Nadiah yang ramai di media sosial:

Kronologi

Awkarin belakangan ini di cap sebagai aktivis baru sejak dirinya mulai ikut dalam sejumlah aksi mahasiswa dan menyatakan dirinya sebagai aktivis paruh waktu. Kemudian pada 25 Oktober 2019 Awkarin menulis Tweets mengenai niatannya untuk membentuk sebuah komunitas aktivis.

Beragam komentar pun muncul mengenai cuitan selebgram ini dan tak terkecuali salah satu ilustrator asal Bandung bernama Nadiyah yang tiba-tiba mengungkit permasalahannya yang dianggap belum selesai bekenaan penggunaan konten ilustrasi tanpa izin oleh Awkarin pada 2016 lalu.

Awkarin
Awkarin meminta bukti dalam kurun waktu 1×24 jam terkait pernyataan Nadiyah.

Melihat komentar ini Awkarin langsung meresponnya dengan meminta bukti selama kurun waktu 1×24 jam kepada ilustrator itu dan jika sang ilustrator tak memberikan bukti dalam waktu tersebut Karin Novilda atau Awkarin akan datang ke Bandung dan bertemu Nahdiyah bersama dengan lawyer-nya dan akan membicarakan masalah tersebut secara baik-baik.

Tak menunggu lama akun @nadiyahrs lansgung membuat thread terkait permasalahan copyright yang pernah dilakukan Awkarin ketika di tahun 2016. Nadiyah sempat meminta pertanggung jawaban sang influencer akan tetapi akun Instagramnya diblokir dan tidak ada jawaban dari Karin. Melihat cuitan balasan dari Nadiyah ini sejumlah netizen ikut menyerukan mendukung langkah Nadiyah dan mengecam tindakan Karin yang sampai membawa lawyer untuk menyelesaikan masalah ini.

Kemudian masalah berlanjut dengan menghilangnya cuitan Nadiyah terhadap Awkarin yang dianggap mendapat tekanan dari Awkarin. Seseorang bernama Asnilta membagikan percakapannya dengan Nadiyah yang mengatakan jika Nadiyah menolak tawaran bantuan atas kasus ini dan mengatakan jika dirinya telah sepakat untuk menghapus cuitannya dan Awkarin pun membatalkan tuntutannya. Asnilta juga membagikan potongan pembicaraan dirinya dengan Nadiyah yang intinya menyatakan bahwa Nadiyah sudah menyerah dan tidak mau memperpanjang urusan.

Spekulasi netizen berlanjut dengan menganggap bahwa Nahdiyah mendapat tekanan dari sang selebgram dan netizen berbondong-bondong membela sang ilustrator dan tak terkecuali Ernest Prakasa dan Veronika Koman.

Respon Akun Verified yang Bikin Tambah Panas

Setelah munculnya permasalahan ini di jagat dunia Twitter, sejumlah publik figur seperti Ernest Prakasa dan Veronika Koman ikut menanggapi hal ini.

Ernest ikut menanggapi hal ini dengan mencuit “Nadiyah, aku tidak tahu kamu. Tapi seseorang yang memperjuangkan haknya, apalagi sesama seniman, pasti banyak yang dukung. Meski gue paham kalau lo lebih mendahulukan kedamaian, tapi kalau lo berubah pikiran, gue siap dukung.” Cuitnya pada 29 Oktober 2019.  Dirinya juga menambahkan pada cuitannya bernada sarkastik kepada Awkarin yang berisi “Semoga mbak aktivis @awkarin bisa kasih contoh yang baik ke anak2 muda Indonesia.” cuit Ernest.

Selain itu Veronika Koman, pengacara LBH ini juga ikut menyampaikan komentarnya. Ia mencuit “Menunggu permintaan maaf terbuka @awkarin kepada @nadiyahrs. Salut karena Karin telah ikut menggugat abuse of power para penguasa terhadap rakyat kecil, serta menggugat perangkat hukum yang semena-mena. Yuk praktekan dalam lingkup lebih kecil.” Veronika juga menambahkan pada cuitannya yaitu “Dear, @nadiyahrs, kasih tahu aja kalau butuh backup lawyer.. kebetulan kenalan lawyerku, tanpa perlu kririman portofolio, juga banyak. Ini masuk kasus struktural, bukan kaleng-kaleng.” cuit Veronika.

Klarifikasi Awkarin

Pada 29 Oktober 2019 malam, Awkarin membuat thread panjang guna mengklarifikasi permasalahan yang sempat membuat namanya ini trending 10 besar di Twitter Indonesia. Dalam klarifikasinya ini ia menyatakan permohonan maaf atas kegaduhan dan kesalah pahaman yang terjadi. Ia juga menjelaskan beberapa poin guna meluruskan permasalahsn ini.

Ia mengaku terjadi kesalah pahaman terkait pernyataan Nadiyah soal masalah hak cipta yang disinggungnya, Awakrin awalnya mengira ada kesalahan yan tak disadari akhir-akhir ini dan meminta Nadiyah untuk segera memberikan bukti dalam waktu 1×24 jam atau dirinya beserta lawyer-nya datang ke Bandung menemui sang ilustrator. Selain itu, Awkarin juga sempat mengirimkan DM (Direct Message) kepada Nadiyah mengenai bukti dan ajakan untuk membicarakan masalah ini secara baik-baik,

Awkarin
Klarifikasi Awkarin atas kasus yang sedang ramai.

Akhirnya, DM tersebut mendapatkan respon dan berlanjut dengan percakapan panjang dengan mencari solusi dan akhirnya berujung dengan perjanjian menghapus segala postingan terkait pelanggaran hak cipta yang dilakukan karin dan meminta maaf secara terbuka atas kesalahannya kepada Nadiyah.

Dalam cuitannya ini Karin juga menjelaskan bahwa dirinya tidak ada niatan untruk mengintimidasi Nadiyah dan membawa masalah ini ke jalur hukum. Karin mengatakan jika alasannya membawa lawyer adalah sebagai mediator antara keduanya dan tidak ada niatan untuk dilanjutkan ke pengadilan karena hal ini masih bisa dibicarakan baik-baik.

Klarifikasi Awkarin ini pun membawa banyak respon pengguna media sosial Twitter, ada yang membenarkan jika mungkin yang langsung menghujat Awkarin membawa kata-kata lawyer dianggap arogan adalah orang-orang yang tak mengerti hukum dan tidak mengetahui peran lawyer yang bisa ertindak sebagai mediator.

Awkarin juga menjelaskan bahwa kasusnya dengan Nadiyah telah menemui kesepakatan bersama dan keduanya sudah berdamai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here